Text
Meluruskan keyakinan Sekte Syiah
Isu perpecahan sedang melanda umat Islam. Setiap hari nyawa jutaan jiwa melayang karena bentrok antar sekte. Terkadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan menjaga kebathilan. Mereka memporak-porandakan barisan umat Islam yang mempunyai akar kuat. Pihak yang tak suka Asma Allah disebut-sebut sepanjang masa. Kaum lan tardha yang tak ingin melihat umat Islam berjaya.
Perpecahan itu kian terlihat saat dikerucutkan ke arah satu sekte bernama Syi'ah. Begitu dalam permusuhan sekte tersebut dengan Sunni. Banyak pihak menyayangkan, mengapa harus terjadi perpecahan?
Al-'Allamah DR. Musa al-Musawi coba memaparkan apa saja yang menjadi biang perpecahan antara Syi'ah dan Sunni. Selama ini permasalahan hanya berkutat pada siapakah yang lebih berhak menjadi Khalifah setelah Rasulullah wafat; atau pengutamaan 'Ali bin Abi Thalib atas para Shahabat lainnya.
Nyatanya tak semua Syi'ah bermasalah. Syi'ah Zaidiyah yang merupakan salah satu madzhab dari sekte ini membuktikan bahwa mereka dapat hidup berdampingan dengan Sunni. Masalahnya adalah saat fanatisme terhadap Syi'ah itu muncul dengan mengagung-agungkan para imam mereka melebihi para Shahabat, sampai-sampai mereka mencela para Khulafa'ur Rasyidin dan menuntut balas atas kematian Husain bin 'Ali bin Abi Thalib.
Akar masalah itu disebut dengan tasyayyu' atau Syi'ahisme. Buku ini menerangkan bagaimana bahaya Syi'ah yang dilatarbelakangi fanatisme atau tasyayyu' dapat memecah belah dan mengancam persatuan umat Islam.
| T00139 | 297.82 MUS m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain